Sering Bertahan Pada RPM Tinggi? Ini Dampaknya!

Menggunakan mobil secara ngebut memang seringkali menyenangkan, asal dilakukan di tempat yang tepat. Suara dari mesin yang meraung pada RPM tinggi serta tenaga puncak yang dihasilkan pun seringkali menjadi adrenalin sendiri.

Namun jika sering menahan pada RPM tinggi, misalnya gigi rendah yang dimaksimalkan, ternyata ada beberapa dampak negatif yang bisa berakibat fatal untuk mesin:

1. Suhu Tinggi

Dikarenakan cara kerja mesin yang berotasi lebih banyak, tentu akan terjadi lebih banyak proses pembakaran. Hal ini bisa menyebabkan suhu mesin menjadi lebih tinggi. Namun selama radiator dalam kondisi sehat, jarang terjadi kasus overheat selama tidak melewati batas RPM atau redline.

2. Keausan Komponen

Jika mesin sering bekerja pada RPM 4.000 dibandingkan RPM 2.000, maka akan ada percepatan keausan pada komponen, misalnya pada water pump, bearing, ring piston dan lainnya. Hal ini karena mereka harus bekerja lebih keras dan lebih banyak.

Namun perlu dicatat, selama mesin tidak melebihi batas maksimal RPM atau redline, sebenarnya tidak akan terjadi dampak yang terlalu buruk. Mesin Hyundai pun sudah diberikan limiter agar tidak mengenai batas RPM tersebut.

Namun untuk transmisi manual harus lebih berhati-hati. Karena mesin bisa saja berputar dengan lebihi cepat jika salah masuk gigi, misalnya berpindah dari gigi 5 ke 6 tapi malah masuk ke gigi 2. Mesin bisa saja mengalami over-rev atau berputar terlalu cepat.

Bila mengalami over-rev terlalu lama, maka kerusakan bisa saja terjadi seperti stang piston yang rusak atau katup yang menabrak piston karena adanya valve float.

Jika mesin mobil Hyundai kesayangan Anda terasa janggal, ada baiknya segera melakukan pengecekan di bengkel resmi PT Hyundai Mobil Indonesia untuk mendapatkan penanganan yang terbaik.